Di dalam sebuah bas duduk seorang pemuda dan seorang nenek. Si nenek memicit-micit kepalanya.
"Kenapa nie nek. Pening ya," tanya pemuda tersebut.
"Ya nak, rasanya kepala pening, perut mual, rasa macam nak muntah," jawab nenek.
"Oh, ya nak, bolehkah nenek melihat muka kamu sebentar."
Pemuda itu terkejut tapi kemudian tersenyum,"Boleh nek, tapi kenapa?"
Si nenek menjawab,”Biar muntahnya lebih cepat.”
Gemuruh Jiwa di Gerbang Pendidikan Jalan Islah
-
Lima belas tahun yang lalu, saya naif. Naif tatkala membayangkan sistem
pendidikan negara kita akan bertambah baik. Bukan sahaja bertambah baik,
malah bole...
14 jam yang lalu
Tiada ulasan:
Catat Ulasan